jump to navigation

Perdagangan Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Maret 24, 2010

Posted by Desa Sima in Seputar Pemalang.
trackback
Pemalang, Desa Sima – Berdasarkan Agenda laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2009 Selasa (23/3)di Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang. DPRD mengakui adanya prestasi ini dan berharap ada peningkatan anggaran untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010.Peningkatan laju pertumbuhan ekonomi Pemalang pada tahun 2009 disebabkan oleh sumbangsih sektor perdagangan. sektor pertanian yang semula menjadi andalan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tergeser oleh sektor perdagangan.
Bupati Pemalang HM. Machroes menjelaskan, secara umum dalam tahun 2009 perekonomian Kabupaten Pemalang bergerak dalam arah yang lebih baik. ’’Pertumbuhan PDRB atas dasar harga berlaku relatif mengalami kenaikan yang cukup segnifikan sedangkan atas dasar harga konstan, meskipun lambat tetapi juga mengalami kenaikan,” kata dia.

Kontribusi sektoral, lanjut dia, penyumbang PDRB pada tahun 2009 terbesar adalah sektor pertanian, perdagangan, hotel dan restoran, serta industri pengolahan yang ketiganya memberikan kontribusi sebesar 75,16 persen dari total PDRB.

Secara rinci, sektor perdagangan menggeser sektor pertanian dalam kontribusi terhadap PDRB tahun 2009, yakni sebesar 28,24 persen. Sedangkan sektor pertanian menyumbang 25,80 perse,n dan industri menyumbang 21,12 persen. Sementara, laju pertumbuhan ekonomi tegas Bupati mencapai 4,99 persen. Pendapatan per kapita pada tahun 2008 sebesar Rp 2.225.100, dan tahun 2009 meningkat menjadi Rp 2.373.358.

Terkait dengan penerimaan daerah APBD tahun 2009 ditargetkan Rp 711,81 miliar karena meningkatnya kebutuhan belanja pemerintah daerah seiring bertambah luasnya kewenangan dan tanggungjawab dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, dalam APBD perubahan tahun 2009 ditargetkan Rp 793,64 miliar atau naik 11,78 persen.

Dari target ini, pada pelaksanaannya direalisasikan sebesar Rp 829.074.218.989 atau 104 persen dari anggaran yang ditetapkan. Ketua DPRD Waluyo AT saat dikonfirmasi mengenai APBD ini mengakui, adanya prestasi-prestasi yang telah dicapai pemerintah daerah. Dia berharap, agar pemerintah pusat membuat kebijakan agar anggaran yang berkaitan dengan infrastruktur daerah ditingkatkan.

Menurutnya, selama ini APBD terserap pada belanja tidak langsung karena adanya kebijakan pemerintah pusat untuk mengangkat tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sementara, kondisi infrastruktur berupa jalan banyak yang rusak.

’’Kami berharap, ada kebijakan pemerintah pusat yang berpihak pada pembangunan infrastruktur seriring dengan perkembangan daerah sehingga APBD kita nantinya minimal Rp 1 triliun,’’ tandas dia usai memimpin sidang paripurna DPRD

*sumber: Radar Tegal

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: