jump to navigation

WNI Tewas Ditembak Polis Diraja Malaysia April 8, 2010

Posted by Desa Sima in Hukum dan Kriminal.
trackback
Jakarta, Kompas – Tiga warga negara Indonesia tewas ditembak Polis Diraja Malaysia di Negara Bagian Selangor, Darol Ehsan, Selasa (16/3). Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Edward Aritonang yang ditemui di Jakarta, Rabu (7/4), menjelaskan, jenazah mereka baru tiba hari ini di Surabaya untuk diserahkan kepada keluarga setelah dilakukan otopsi.
”Kita baru mendapat kabar dari KBRI Kuala Lumpur tanggal 29 Maret. KBRI mengurus dan mencari keterangan terkait penembakan tiga WNI yang bekerja di Malaysia secara legal selama beberapa tahun terakhir,” ujar Aritonang.

Nama-nama WNI yang tewas ditembak adalah Muchdi, Muchlis, dan Abdul Sunu. Mereka, menurut Polis Diraja Malaysia (PDRM), berusaha melawan petugas sehingga terpaksa ditembak.

PDRM—ujar Aritonang, mengutip keterangan KBRI Kuala Lumpur—menangkap ketiga WNI di sebuah warnet di Lantai 1 Wisma Harmoni tanggal 16 Maret sekitar pukul 01.30 waktu setempat atau 00.30 WIB. Saat ditangkap, banyak TKI lain yang melihat. Mereka dibawa dalam keadaan hidup sekitar pukul 02.30 dini hari.

PDRM datang mencari komplotan pencuri mobil. Namun, para TKI yang mengenal ketiga WNI tersebut mengatakan, mereka, para korban, tidak bisa mengemudikan mobil.

”Rilis resmi PDRM mengatakan, mereka ditembak pukul 03.30 waktu setempat di Kota Puteri, sekitar 37 kilometer dari Kuala Lumpur. Polis Diraja Malaysia terpaksa menembak karena ketiga orang WNI menyerang petugas,” ujar Aritonang.

Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, Mabes Polri menghubungi KBRI Kuala Lumpur dan mengadakan otopsi jenazah di Surabaya dengan mendatangkan ahli forensik dari Jakarta.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta ataupun dari pihak perwakilan Polis Diraja Malaysia di Jakarta.

Charles Lourdes, Redaktur Kriminal Harian The Star, yang dihubungi dari Jakarta mengatakan, informasi resmi yang diperoleh mengatakan, ketiga WNI diduga memang terlibat jaringan pencuri.

”Mereka ditembak dalam kejar-mengejar dan mengendarai sebuah Proton Waja yang dicurigai. Saat didatangi polisi, mereka melarikan diri hingga akhirnya menabrak sebuah pohon di dekat waduk di Kota Puteri,” ujar Charles Lourdes mengutip keterangan Kepala Polis Selangor Datuk Khalid Abu Bakar.

Adapun menurut laporan surat kabar The New Straits Times disebutkan, mereka diyakini sebagai kawanan perampok yang terlibat dalam 19 kali perampokan di Lembah Klang. ”Mereka keluar dari mobil dan menyerang petugas dengan pistol dan parang. Polis terpaksa menembak mereka,” ujar Datuk Khalid Abu Bakar dalam jumpa pers.

Khalid ketika itu menyatakan, ketiga WNI telah beraksi selama dua bulan dan dikenal tidak segan melukai korbannya. Mereka diyakini terlibat dalam perampokan di rumah Ketua UMNO Cheras Datuk Syed Ali Alhabshi bulan Februari 2010.

Syed Ali Alhabshi diberitakan mengalami kerugian harta benda senilai 400.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 1,2 miliar akibat perampokan yang terjadi di Taman TAR, Ampang Jaya. Syed Ali, istri, kedua anak, dan seorang pembantu rumah tangganya tidak dilukai para perampok.

Siapkan Pengacara

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyiapkan peguam (pengacara) untuk mendampingi rekan-rekan ketiga WNI yang tewas karena mereka meyakini temannya tidak bersalah.

Atase Pers KBRI Kuala Lumpur Widyarka Ryananta yang dihubungi mengatakan, setelah kejadian penembakan ada sekitar 10 WNI yang mengadu ke KBRI. ”Keterangan mereka berbeda dengan informasi yang dipublikasikan PDRM. Kita juga sudah menyurati Kerajaan Malaysia sehubungan peristiwa itu,” ujar Widyarka. (ONG)

Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04/08/0328078/wni.tewas.ditembak.polis.diraja..malaysia

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: