jump to navigation

Pemalang butuh figur pemimpin cerdas, dan tegas Agustus 20, 2010

Posted by Desa Sima in Politik.
trackback
HADIRNYA figur pemimpin yang mampu memberikan harapan positif betul-betul sangat ditunggu masyarakat Pemalang. Selama ini figur pemimpin yang muncul, dipandang masih monoton seolah jalan di tempat. Tak heran jika pembangunan di segala bidang di Pemalang tertinggal jauh dengan kota-kota tetangganya, seperti Tegal, Pekalongan, Purbalingga, Banyumas dan bahkan dengan Batang dan Brebes sekali pun.

Mantan politikus DPC PDIP Pemalang, Bambang Mugiarto mengatakan hal itu ketika dihubungi di Pemalang, kemarin. Menurut Bambang, selama ini figur pemimpin yang ada, kurang mampu menggali dan memaksimalkan jati diri produk asli Pemalang. Seperti sarung tenun, misalnya, banyak produk Pemalang yang dijual ke daerah lain, kemudian diberi label daerah tersebut.

Bukan itu saja, tandasnya, produk sapu ijuk yang dulu menjadi kebanggaan masyarakat Pemalang, karena berhasil diekspor ke negara tetangga, sekarang kondisinya memprihatinkan. ”Pekalongan punya produk unggulan batik, Tegal dikenal dengan kota industri, bahkan Purbalingga yang dulu tertinggal dari Pemalang, sekarang punya produk unggulan dalam bidang agrowisata. Lantas Pemalang yang bisa dibanggakan apa,” kata Bambang.

Regenerasi gagal
Menurut mantan anggota dewan periode tahun 2000-2005 dari PDIP ini, kelemahan figur pemimpin Pemalang lainnya, mereka telah gagal dalam regenerasi. Jadi tak heran, jika pola dan gaya kepemimpinan masih monoton itu-itu saja. Bambang berharap dalam Pemilukada 31 Oktober mendatang, diharap Pemalang bisa melahirkan figur pemimpin yang cerdas, pintar, tegas dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Mengapa? Menurut Bambang, hanya pemimpin yang memiliki kualifikasi tersebut yang bisa membawa perubahan. ”Paling tidak pemimpin yang memiliki kecerdasan dan kepintaran dalam mengelola pemerintahan, pasti tahu bagaimana cara membawa kemajuan kotanya. Hal tersebut ditunjang dengan sikap tegasnya dalam menjalankan kebijakannya,” tegas Bambang.

Ketika disinggung tentang calon bupati periode tahun 2010-2015 yang kini sudah mulai memperkenalkan diri lewat kampanye terselubung, seperti H Djunaedi SH, MM yang diusung PDIP, H Sumadi Sugondo dan Yoga Dwijaya (Golkar), Bambang enggan berbicara banyak. Namun menurutnya, selama faktor ekonomi menjadi syarat pemimpin di Pemalang, maka Pemilukada nantinya juga akan melahirkan pemimpin bermental juragan.

”Hal seperti inilah yang harus dihindari. Paling tidak masyarakat Pemalang sudah harus lebih cerdas memilih pemimpinnya,” ucap Bambang. Disinggung tentang figur Djunaedi dan Sumadi Sugondo, dengan tegas Bambang mengatakan, kedua figur tersebut sama bagusnya. Tapi untuk membawa kemajuan kota Pemalang, kedua figur tersebut harus bekerja keras serta mampu melepas ego sektoralnya. Samsudin Bakri-bg

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: