jump to navigation

>Internet Masuk Desa, Kapan? November 26, 2010

Posted by Desa Sima in Uncategorized.
trackback

>

“PeTani Bajak Sawah Pake Traktor
Kerja Rutin Kontrol Sawah
NumPak Harley Ngitung Laba Panen Pake Komputer
Ngirim Order Beras Pake Helikopter” 
 

by Slank
Di era 90-an lagu ini cukup ngetop, terutama bagi para slanker sejati. Kini, lirik dalam lagu ini coba diimplementasikan oleh pemerintah melalui Program Internet Masuk Desa pada tahun 2009, dengan penyediaan akses internet hingga tingkat Kecamatan. Tidak tanggung-tanggung, dana yang disiapkan mencapai Rp 2 triliun. Targetnya, pada 2015 semua Desa sudah tersambung ke Internet, mengikuti target PBB.

Tapi, sampai di penghujung 2010, program yang menjadi salah satu program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono agaknya berjalan tersendat kalau tidak mau dikatakan mandek.
Padahal, untuk saat ini internet itu sangat penting. Lewat internet, warga pedesaan bisa mempromosikan produk lokalnya. Sebaliknya, warga desa juga bisa mengakses perkembangan dunia luar dengan cepat. Sejumlah desa memang sudah merintis “desa internet” secara mandiri. Tetapi, hasilnya belum bisa maksimal. Karena itu, jaringan pers nasional mengungkapkan bahwa sudah saatnya pemerintah mewujudkan janji tersebut. Sebab, warga pedesaan sekarang juga perlu melek teknologi dan informasi.

Belajar dari India
Program pengembangan internet masuk desa di India benar-benar akan dilakukan. Intel bersama perusahaan IT dan telekomunikasi India, BSNL dan HCL, berakselerasi untuk mengembangkan Broadband Wireless Internet untuk pedesaan di India.
Ketiga perusahaan besar ini mendukung program pemerintah India untuk mengembangkan wireless broadband internet dan komputer. Intel dan BSNL akan mengembangkan jaringan nationwide mobile WiMAX.
Kedua perusahaan ini juga bekerja sama dengan HCL untuk pengadaan nettop komputer yang dibuat oleh perusahaan India di India. Rencananya, teknologi yang dipakai untuk komputer adalah Intel Atom Processor.
MoU dari program ini telah dilakukan beberapa waktu lalu oleh Presiden dan CEO Intel, Paul Otellini. Menanggapi hal ini, Minister of State for Commnunication and IT India, Sachin Pilot mengatakan, internet akan mendorong masyarakat India ke dekade selanjutnya.
“Inisiatif ini adalah hal potensial terutama untuk menghubungkan jutaan orang India di era digital ini, ini juga akan meningkatkan proses pembangunan di India,” paparnya.
Proyek ini, menurut Kuldeep Goyal, Chairman and Managing Director BSNL, merupakan kerja sama untuk memperluas mobile WiMAX terutama untuk wilayah pedesaan di India. Dan dalam prosesnya, tambahnya, mereka akan menjembatani masyarakat India menuju era digital.
Tujuan utama dari program ini, menurut mereka, adalah untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi dengan menambah penyebaran mobile WiMAX. Selain itu, diperlukan pula pengadaan device komputer yang layak. BSNL, sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi dan service provider terbesar di India memang sejak lama telah berkomitmen untuk menyebarkan jaringan mobile WiMAX. Jaringan ini berstandar pada IEEE 802. 16e dengan spesifikasi di frekuensi band 2,5 GHz untuk desa dan kota.
Dalam kerja sama ini, Intel juga berkomitmen untuk membantu penyediaan manufaktur WiMAX-capable nettops, netbook, notebook dan smartphone untuk jaringan BSNL. Wah, kapan Indonesia bisa mewujudkan mimpi internet masuk desa?.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: