jump to navigation

Hujan Es dan Angin Puyuh Landa Desa Sima Oktober 24, 2011

Posted by Desa Sima in Kabar Sima, Uncategorized.
Tags: , ,
trackback

SIMA ā€“ Angin puting beliung atau yang dikenal oleh masyarakat Jawa dengan sebutan lisus memporakporandakan sebagian wilayah di Kecamatan Moga, Sabtu (22/10) lalu, Puluhan rumah rusak dan sejumlah pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Salah satu desa yang warganya mengalami kerusakan adalah di desa Sima. Menurut beberapa warga, angin kencang yang datang dari arah Timur laut ini diawali dengan turunnya hujan es sebesar batu krikil selama kurang-lebih 15 menit lamanya.

Fenomena hujan es sudah beberapa kali terjadi, ini biasanya terjadi setelah kemarau panjang. Hujan es juga mengakibatkan rusaknya atap rumah warga di kawasan ini, karena sebagian besar rumah warga beratapkan seng.

Setelah hujan es reda, seketika awan mendung menyelimuti kawasan Moga dan sekitarnya disusul dengan suara petir yang menggelegar. Gumpalan angin yang bergerak memutar dan berjalan begitu cepat kearah Barat merusak dan memporakporandakan apa saja yang dilewatinya.

Selain di Sima, puting beliung juga merusak beberapa rumah di desa Banyumudal, Moga, dan Mandiraja, bahkan pohon beringin berumur ratusan tahun di Pemandian Moga saja ikut roboh tersapu angin.

Camat Moga Suryanto, SIP kepada Radar membenarkan adanya bencana angin puting beliung yang terjadi di empat desa. Kebanyakan rumah warga ada rusak dan pepohonan tumbang korban dari angin beliung, tak terjadi korban jiwa.

Ia menambahkan saat pendataan sementara korban angin puting beliung pihaknya ditinjau langsung oleh Sekda Pemalang Drs Budhi Rahardjo, MM dan Ahmad Patah, SIP Kepala Kantor Kesbangpollinmas yang juga Plt Kalahar BPBD Kabupaten Pemalang. Pihaknya segera melaporkan peristiwa bencana angin puting beliung kepada Bupati Pemalang.

Pada Oktober 2010 lalu daerah Pemalang Selatan juga terjadi musibah angin puting beliung tepatnya di kecamatan Warungpring.

Kerusakan yang diakibatkan:

Desa Sima

Muhtar, Dinding retak, atap rumah rusak parah,

Turah, atap rumah rusak parah,

Duri, atap rumah rusak parah,

Rahayu, bangunan retak, atap rumah rusak.

Desa Banyumudal
Chaerul Ambya, rumah tertimpa Pohon,
Tri, bangunan tersapu angin,
Muchaeri,
Soleh, bagian teras dan bagian kanan rumah rusak tertimpa pohon rambutan,
Sunarti

Desa Moga
Sutriah, rusak berat,
Solati, bagian atap rumah rusak sedang,
Lamun, bagian atap rumah rusak tertimpa pohon cengkeh,

Desa Mandiraja
Ust Mujayin
Zuhariyah
Kyai Ahmad Kaprawi
Ansor
Muatjab
Fauzin
Ma’arup
Slamet Ida
Sutimi
Khalimah
Mas’adah
To’amah
Ta’chri
Jazuli
Tasriyah
Fatimah
Syamsudin
Rochim
Karno
Maftuchah
Khaliri
Mustajib
Sajari
Jazuli B

(Elf, Rdr)

Komentar»

1. soleh - Oktober 29, 2011

smoga smua baik2 saja amin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: