jump to navigation

Infrastruktur Desa Memprihatinkan Mei 23, 2012

Posted by Desa Sima in Ekonomi dan Bisnis.
Tags: ,
trackback

Masalah infrastruktur masih menjadi persoalan serius di negeri ini, terutama di tingkat pedesaan. Tidak sedikit infrastruktur desa yang saat ini kondisinya amburadul tak terurus, bahkan masih banyak desa yang belum memiliki sarana penunjang yang bersifat vital ini. Kondisi seperti ini akhirnya membuat kehidupan di desa menjadi jauh dari kemajuan.

Apalagi jika kita melihat diberbagai pelosok nusantara seperti di pulau-pulau terluar dan disekitar wilayah perbatasan persoalan infrastruktur seperti benang kusut yang tak jelas ujung-pangkalnya.

Ironis memang, disaat negara-negara tetangga mulai berlomba menguasai teknologi dan informasi, bangsa ini masih berkutat dengan persoalan-persoalaan mendasar tentang pemenuhan hak-hak rakyatnya.

Persoalan klasik tersebut yang membuat anggota Komisi V DPR RI, Marwan Ja’far, angkat bicara seperti yang dilansir Indopos (4/4).
Dia mengakui sudah tak terhitung program pemerintah yang dikucurkan ke desa. Umumnya program yang digulirkan mengarah pada pemberian bantuan fisik kepada masyarakat. Namun, ketika program berakhir, maka berakhir pula fungsi dari bantuan itu.
“Kalau melihat fakta itu, maka mindset dan program pemerintah perlu ditata dan tinjau lagi, sebab pasti ada faktor-faktor yang mempengaruhi gagalnya proyek infrastruktur desa dan pemberdayaan desa,” ujarnya.
Marwan sepakat membangun Indonesia ke depan satu di antaranya harus berbasis infrastruktur desa dan pemberdayaan desa, mengingat masyarakat kita lebih banyak yang hidup di desa dibanding di kota,” tandas Marwan.
Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga menuturkan, minimnya proses pembangunan jalan, akses penyediaan listrik, jembatan desa, irigasi desa, sarana air bersih, saluran air minum, pasar desa, sanitasi, dan titian perahu, merupakan persoalan yang hampir bisa ditemui disetiap pedesaan.
Ironisnya, buruknya kondisi infrastruktur desa diperparah dengan tiadanya pemberdayaan desa. Alhasil, kehidupan di desa berjalan sangat lambat.
Karena itu dirinya menegaskan, struktur desa dan pemberdayaan desa harus berjalan secara berbarengan dan seirama demi terciptanya perekonomian masyarakat desa yang sejahtera. Infrastruktur desa diarahkan untuk membangkitkan dan menggerakan roda ekonomi dan kehidupan masyarakat. (Elf/Ind)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: