jump to navigation

Wisata

Wisata

Curug Sibedil – Karangbulu – Desa Sima

Sebuah Curug dengan ketinggian +/- 10 meter ini terletak di Dusun Karangbulu, Desa Sima – Kec. Moga  Dinamai Sibedil karena tidak jauh dari curug/air terjun terdapat sebuah batu yang bentuknya mirip moncong bedil/senapan. Konon, pada masa lalu batu itu sering mengeluarkan suara dentuman mirip suara senapan/bedil, akan tetapi, cerita ini hanya berdasarkan dari mulut ke mulut yang melegenda di wilayah Karangbulu.
Sebagai sebuah obyek wisata yang masih alami dan belum terjamah oleh tangan tangan jahil, Curug ini menyajikan suasana damai sehingga tempat ini cocok untuk melepas kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Apalagi bagi yang suka fotografi menyajikan pemandangan yang memuakau.
Daya tarik Curug Sibedil, selain keaslian alamnya juga jumlah air terjunnya yang tidak cuma satu tapi banyak dan berjejer di samping air terjun terbesarnya.
Peta Lokasi
Untuk menikmati keindahan Curug Sibedil tidaklah sulit, karena untuk menuju kawasan ini angkutan yang melewatinya. Baik dari Kota Tegal, Pekalongan, Pemalang, Purwokerto, Slawi, atau daerah-daerah lainnya.
Dari arah Tegal – Pekalongan – Pemalang (Utara)
– Terminal induk Pemalang naik bus 3/4 jurusan Moga turun di terminal Moga, kemudian diteruskan dengan naik angkutan pedesaan jurusan Moga-Mandiraja turun di Dukuh Karangbulu – Desa Sima, tepatnya di depan SD Negeri 5 Sima, dari sini sudah dekat sekitar 300m dan banyak penduduk yang siap membantu menunjukan lokasinya.

Dari arah Purwokerto, Purbalingga, Belik (Tenggara)
– Dari arah Purwokerto turun di terminal Randudongkal diteruskan dengan naik Bus/angkot jurusan Moga, turun di terminal Moga, kemudian diteruskan dengan naik angkutan pedesaan jurusan Moga-Mandiraja turun di Dukuh Karangbulu – Desa Sima, tepatnya di depan SD Negeri 5 Sima, dari sini sudah dekat sekitar 300m dan banyak penduduk yang siap membantu menunjukan lokasinya.
Dari arah Slawi, Lebaksiu, Bumiayu, Bojong (Selatan)
– Dari pasar Simpar naik angkot jurusan Moga turun di pertigaan Ngelo, kemudian diteruskan dengan naik angkutan pedesaan jurusan Moga-Mandiraja turun di Dukuh Karangbulu – Desa Sima, tepatnya di depan SD Negeri 5 Sima, dari sini sudah dekat sekitar 300m dan banyak penduduk yang siap membantu menunjukan lokasinya.

Kebun Teh Semugih – Sidamulya

Perkebunan Teh Joglo Sijago merupakan salah satu dari kurang-lebih 400 hektar kawasan perkebunan teh milik PTPN Semugih Pesantren di Dusun Simadu, Banyumudal.  Perkebunan Teh Joglo Si Jago terletak di dusun Sidamulya – Desa Sima. Terletak +/- 2 km dari jalan raya Moga-Karangsari.Kata Semugih/Sumugih dalam bahasa Jawa artinya kaya wong sugih atau berlagak seperti kaya. Pemahaman ini tentu saja tidak benar, atau barangkali pada zaman dahulu ketika tempat itu dipilih untuk perkebunan sekitar 1878, yang memilih tempat itu “diejek” seperti orang kaya saja.  Arti sumugih pada hakikatnya di sana banyak orang yang berkecukupan.Sumugih ternyata nama dari PT Perkebunan Teh milik negara, yang terletak di jalan raya antara Moga-Pulosari. Dari kota Moga hanya 2 km, dan dari kota Pemalang hanya 42 km, jalannya mulus, yakni jalur Pemalang-Randudongkal-Moga-Pulosari, dan mudah dicapai baik dengan angkutan umum, maupun bus-bus pariwisata.

PT Perkebunan Sumugih yang berada di lereng Gunung Slamet bagian utara itu, memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan lokasi PT Perkebunan Teh Tambi, di Kabupaten Wonosobo, PT Perkebunan Teh Jolotigo di Kabupaten Pekalongan, dan PT Perkebunan Teh Kaligua di Kabupaten Tegal.

Dikatakan memiliki kelebihan, sebab letak PT Perkebunan Sumugih sangat mudah dicapai terletak di jalur jalan raya Moga-Pulosari yang jalannya halus dan mulus. Luas perkebunan itu kurang-lebih 400 ha, fasilitasnya juga seperti yang ada di PT Perkebunan Tambi, dan lain-lainnya, yang sudah cukup memadai.

Di sana sudah ada mess yang dapat dijadikan penginapan, sekarang ada 17 kamar, ada aula, lapangan tenis, lapangan voli, lapangan sepak bola, tempat camping, dan pabriknya dengan jalan raya hanya beberapa meter (sekitar 200 meter saja). Pemandangan alam di sana juga indah tidak kalah dengan Tambi, Jolotigo, dan sebagainya.

Untuk saat sekarang telah dioperasikan juga pada tanggal 9 Januari 2012 Pondok Wisata Simadu sebagai salah satu unit produksi SMK Pariwisata Liberty PEMALANG. Dengan suasana alam yg indah dan sejuk serta letaknya yang tidak jauh dari kebun teh  menjadikan Pondok Wisata Simadu tempat yang asyik dan sehat untuk bermalam, dengan suguhan makanan khas tradisional dan suara alam akan menjadi kenangan tidak terlupakan

Udara sejuk, suasana nyaman, aman, dari jauh tampak Gunung Slamet nan indah. Sayang potensi seperti itu, belum banyak dimanfaatkan untuk kegiatan agrowisata khususnya oleh masyarakat Pemalang. Para remaja, para pejabat, PKK, para siswa SD, SLTP, SLTA, seperti belum tahu bahwa di daerahnya ada potensi agrowisata yang baik, indah, sejuk, dan nyaman. Kalau potensi itu dikembangkan bersama Pemda Kabupaten Pemalang, maka dapat saja semua kegiatan apakah itu rapat-rapat, rekreasi keluarga, studi tur siswa, digalakkan ke sana. Apalagi kalau digabungkan dengan Pesanggrahan Moga yang memiliki kolam renang alami, sebab jaraknya hanya 1,5 km, maka potensi itu akan saling mengisi.

Peta Lokasi
Untuk menikmati keindahan Agrowisata Kebun Teh ini tidaklah sulit, karena untuk menuju kawasan ini angkutan yang melewatinya. Baik dari Kota di Pantura seperti Semarang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Purwokerto, Slawi, atau daerah-daerah lainnya.
Dari arah Cirebon – Tegal – Semarang – Pekalongan – Pemalang dll (Utara)
– Terminal induk Pemalang naik bus 3/4 jurusan Moga turun di terminal Moga, kemudian diteruskan dengan naik angkutan pedesaan jurusan Moga-Sima Tretep turun di Dukuh Tretep – Desa Sima, dari sini sudah dekat sekitar 300m dan banyak penduduk yang siap membantu menunjukan lokasinya.

Dari arah Cilacap – Purwokerto, Purbalingga, Belik  dll (Tenggara)
– Dari arah Purwokerto turun di terminal Randudongkal diteruskan dengan naik Bus/angkot jurusan Moga, turun di terminal Moga, kemudian diteruskan dengan naik angkutan pedesaan jurusan Moga-Sima Tretep turun di Dukuh Tretep – Desa Sima, dari sini sudah dekat sekitar 300m dan banyak penduduk yang siap membantu menunjukan lokasinya.
Dari arah Tegal – Slawi –  Lebaksiu – Bumiayu – Bojong Tuwel dll (Selatan)
– Dari pasar Simpar naik angkot jurusan Moga turun di pertigaan Ringin Dungkar, kemudian diteruskan dengan naik angkutan pedesaan jurusan Moga-Sima Tretep turun di Dukuh Tretep – Desa Sima, dari sini sudah dekat sekitar 300m dan banyak penduduk yang siap membantu menunjukan lokasinya.
  • Curug Maratangga @ Curug Sinini

Curug Maratangga @ Curug Sinini

Sebagai daerah yang terletak diwilayah pengunungan, Simadianugerahi panorama dan daya tariuk alam yang melimpah. Selain Curug Sibedil dan Agrowisata kebun teh Semugihdi dukuh Sidamuly, Sima juga memiliki tempat wisata alami lain yang tak kalah menarik, yakni Curug Maratangga atauwarga desa Simabiasa menyebutnya dengan Curug Sinini.

Curug yang terletak dialiran sungai Paingen ini berfungsi sebagai batas desa Sima dengan desa Walangsang. Keberadaan Curug Maratangga/Sinini sangat vital, terutama untuk irigasi pertanian dan sebagi sumber mata air bagi warga disepanjang aliran Sungai Paingen ini.

Selain sebagai sumber kehidupan, Curug Maratangga/Sinini memiliki daya tarik sebagai tempat wisata alami.

Belum banyak orang-orang yang mengetahui keberadaan curug ini. selain lokasinya yang berada di tempat terpencil dan cukup jauh dari tempat tinggal penduduk dan juga akses jalan yang cukup sulit.(Elf)

Edited by Elf

@copyright simaraya 2012

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: